Mengapa Pembagian Pecahan Harus Dibalik

Nerusin postingan sebelumnya… Kalo kamu penasaran ama jawaban atas pertanyaan berikut:

vlcsnap-2015-05-10-20h35m23s190

vlcsnap-2015-05-10-20h35m44s148

Jawabannya bisa dilihat di bawah ini… tapi ini seingat gw yak… Jadi kalau ternyata secara teoritis salah, jangan salahin gw… Gw kan bukan lulusan Matematika, chuy…

Jadi gini… kalo perkalian pecahan, itu cukup masuk akal kan yah… Pembilang kaliin ama pembilang, penyebut kaliin ama penyebut. Permasalahannya adalah pembagian… Gimana caranya ngebagi pecahan tersebut… terlebih, pembagian itu bisa aja menghasilkan bilangan pecahan itu sendiri. Kan gak bakal selesai2 jadinya.

Karena hal itu… kita butuh sebuah teori “reciprocal” dari pecahan. Reciprocal sendiri artinya timbal-balik, atau dalam pecahan maksudnya perbandingan terbalik… Jadi kalau ada a/b, maka reciprocal-nya itu b/a. Keunikan dari reciprocal ini, a/b * b/a selalu menghasilkan bilangan 1. Contohnya… 5/6 * 6/5 = 30/30 = 1.

Hal di ataslah yang dibutuhkan pada pembagian pecahan… ilustrasinya gini:

Selection_003

Sorry yah… kalo ilustrasinya agak2 plain… Pengennya pake Latex gitu, tapi ternyata gw lum install… jadi ajah itu screenshot dari Libre ajah. Tapi… jadi masuk akal kan yah, kenapa dibalik dulu baru dikali. Hmmmm… Begitulah.

Moga gak dilingkupi rasa penasaran lagi… 😀

Kalo kamu bertanya2 kapan kamu bakal make ini, well… jawabannya bisa kamu temukan di Internet dengan googling “Why divide fraction”. Gw juga baru nyadar, ada kemungkinan pembagian pecahan dipake di beberapa kasus. Hmmm… hmmm…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s