[Review Buku] The Happy Prince and Other Tale

Diambil dari Goodreads

Judul: The Happy Prince and Other Stories
Author: Oscar Wilde

Resume:
Buku yang secara gak sengaja gw temui di Internet…. jadi jangan tanya gw keabsahan cerita yang gw baca. Yang gw tau, buku ini berisi beberapa kumpulan cerita… Ada Happy Prince, The Nightingle and the Rose, The Selfish Giant, The Devoted Friend, dan The Remarkable Rocket. Setiap cerita punya makna yang dapat diceritakan saat waktu berdongeng kepada yang lebih muda. Untuk mengajarkan moral kehidupan.

Cerita pertama, Happy Prince, menceritakan tentang sebuah patung yang mewah dan melambangkan kebahagiaan. Walau kenyataannya, patung ini sama sekali tidak merasakan kebahagiaan itu. Dan pada akhirnya, patung ini menjadi patung yang terlupakan. Cerita kedua tentang burung Nightingle (gw cari di Internet, katanya ini bulbul bahasa Indonesianya) dan seorang scholar muda. Scholar itu mencari mawar merah untuk dipersembahkan ke kekasihnya, sayangnya si scholar gak bisa menemukan mawar tersebut… sampai burung bulbul yang merasa kasihan, menyediakan mawar tersebut dengan taruhan nyawa. Walaupun akhirnya…. tragis!

Cerita ketiga, tentang Raksasa yang sudah begitu lamanya meninggalkan rumah, sampai halaman kastilnya menjadi tempat main bagi anak-anak. Raksasa yang merasa diganggu privasinya, membuat batas terhadap wilayahnya sehingga tidak ada lagi anak-anak yang bisa main di tamannya. Hal ini berdampak tidak datangnya musim semi ke taman sang raksasa. Kisah dilanjutkan sampai anak-anak kembali bermain di taman tersebut, dan sang raksasa harus menutup kisahnya dengan perasaan sedih yang membahagiakan.

Cerita keempat, merupakan cerita yang menguras emosi. Kisah persahabatan antara Miller dan Hans. Miller yang mengagungkan persahabatan dengan caranya…. dan Hans yang lugu. Interaksi persahabatan yang yah… begitulah. Gw bahkan kehabisan kata2 buat ngedeskripsiinnya. Cerita kelima, tentang roket yang sombong. Dan kita sama-sama tau balasan bagi si sombong. Hanya saja, balasan tersebut lebih…. uhmmm… light(?) dalam kisah ini. Walopun light, tapi tetap aja penuh makna.

Opini gw:
Gw awalnya ngira cerita ini cukup lawas karena terlalu banyak moral yang disampaikan dalam setiap kisah yang diceritakan. Yah, beda lhah ama sinetron Ganteng2 Serigala yang sudah berhasil mendidik anak2 sekarang sedemikian rupa sampai gw bawaannya selalu kesel pas waktu ketemu “anak2 baru” sekarang. Hhh… Iya! Gw udah om2 emang!

Walopun gitu, pas ngecek langsung ini cerita taun berapa… gw kaget! Asli! Kenapa yang authornya ceritain masih bisa valid jadi moral cerita di jaman sekarang?! Apa 53 tahun gak cukup untuk ngubah moral yang ada di dunia? Haa? kamu nanyain angka 53 itu dapatnya dari mana?! Kalo yang gw liat di goodreads, tahun terbit paling tua itu taun 1962 soalnya. Jadi ya gitu… apa dari tahun 62 ke abad 21 masalah moral yang dihadapi masih itu2 aja?? Atau emang gw ajah yang ketuaan buat tau tentang moral dari cerita tersebut? Menyindir perilaku yang begitu hebat. Terutama tentang persahabatan antara Miller dan Hans. Btw, gw kira Miller itu nama orang lhoh… ternyata maksudnya juragan giling yah… >:D Hihihi… Gw baca yang bukan versi Indonesia soalnya. 😛

Begitulah~~ cerita yang paling gw sukak sekaligus benci itu yang “Devoted Friend”. Emosinya dapet banget! Pengen rasanya ngegetokin tuan Miller.

Segitu ajah yah tulisannya… Mari kita cukupkan dengan memberi 3 bintang untuk buku ini. Buku yang berisikan kumpulan cerita-cerita bermakna yang keren dari masa lalu!

3 Stars

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s