[Review Buku] The Alchemist

Diambil dari goodreads

 Judul: Sang Alkemis (The Alchemist)
Author: Paulo Coelho
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2010)
Halaman: 213

Resume:
Santiago, seorang penggembala muda mulai mencari harta karun yang diperuntukkan Tuhan untuknya. Harta karun yang ia ketahui dari mimpi yang ia dapatkan berulang kali. Mimpi yang membuatnya penasaran hingga ia menemui seorang gipsi yang menyuruhnya untuk mengejar mimpi tersebut dan meminta bayaran dari harta yang akan ia temukan. Berawal dari pengejaran mimpi tersebut, ia bertemu dengan Raja Salem.

Raja Salem meminta bayaran sepersepuluh dari domba yang ia miliki dan menukarnya dengan penjelasan dari pengejaran mimpi dan ajaran tentang beginner’s luck. Faktanya, alam semesta akan mendukung seseorang untuk mengejar mimpi-mimpinya. Dan semuanya diawali dari keberuntungan pemula, dan diikuti dengan ujian-ujian pembuktian bahwa seseorang itu cukup pantas untuk mimpi tersebut.

Dari hal itu lah, si mantan penggembala muda memulai petualangannya. Kehilangan harta dari penjualan domba, bekerja pada penjual kristal, menjelajah padang pasir, bertemu Fatima si wanita gurun, dan akhirnya… bertemu Alkemis yang menuntun ia pada mimpi yang ia kejar. Dan pada akhirnya, ia harus tertawa (??) untuk takdir yang membuatnya seolah menjadi lelucon. Dan semua itu diawali dari sebuah mimpi.

Opini gw:
Oke… buku ini… menurut gw… biasa ajah! Sebenernya menyenangkan membaca novel ini. Tapi, gw entah kenapa ngerasa ada yang kurang. Sarat ajaran yang dikandung di buku ini tentang keagamaan dan bagaimana sebuah takdir dijelaskan dalam kata maktub, membuat buku ini istimewa. Belum lagi kata-kata indah dan nilai yang bisa jadi belum terfikirkan tentang arti kehidupan membuat buku ini berbeda dengan buku lainnya. Menggurui sekaligus memotivasi.

Bagaimana takdir bekerja? Apa tepatnya yang dirasakan orang2 Arab tentang ajarannya? Apa motivasi peperangan mereka? Bagaimana sebuah tawaran harus dibayar lunas, dan bagaimana sebuah Tradisi menjadi hal yang harus dihargai… Semua terangkum dalam novel spiritual ini.

Tapi… walo gitu, tetep ajah gw ngerasa ada yang kurang. Semuanya terasa instant, dan yah… gw masih ngerasa cerita ini dikendalikan oleh pengarangnya. Untuk beberapa novel, gw kadang ngerasa terlibat dan menjadi objek dari jalannya cerita walo kenyataannya, gw gak jadi tokoh siapapun. Dan hal itu, gak gw temuin di sini. Jadi yaaa… biasa ajah. Gw cuma kagum sama pemikiran2 tentang maktub, pengejaran mimpi si penjual kristal tentang lima kewajiban dalam Islam, pemikiran pemimpin perjalanan tentang kondisi perang dan arti dari takdir dan penglihatan, dan rasa cinta. Semua itu terasa keren!

Dan mulai pas si penggembala ketemu sama sang Alkemis, semua kekaguman gw jadi ancur. Kebanyakan dialog ama hati, angin, matahari, bahkan penguasa…. dan semua itu berasa hambar… gak tau kurangnya apa. Belum lagi semua itu kurang unsur emosi. Gak tau apa karena udah diterjemahin atau gimana… Tapi gw yakin c ama penerbitnya. Penerjemah dari GPU sejauh ini belum pernah mengecewakan.

Di luar itu, gw cukup sukak ama penggambaran karakternya. Karakter2 itu bahkan gak disebutin namanya. Cuma diwakili ama kata2 “Anak itu”, “Sang Alkemis”, “Pemuda Arab”, “Pemuda Inggris” dan lainnya… tapi bikin gw tetap kebayang sama gambaran2 yang dideskripsiin. Sebenernya gw agak aneh c yah ama penceritaan tipe gini… tapi entah gimana, tetep efektif buat ngegambarin tokoh2nya.

Jadi… putusannya… 3 bintang buat perjalanan spiritual sang penggembala dalam mengejar mimpinya sampai ke Mesir.

3 Stars

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s