[Review Buku] Pacar Pura Pura

Judul: Pacar Pura-pura
Pengarang: Erlin Cahyadi
Penerbit: Andi Publisher
Cara Dapat: Pinjem Perpus

Sebuah novel yang pastinya udah kebayang ajah dari judulnya bakal jadi seperti apa. Dan karena ini minjem dari perpus (jangan tanya perpus managw gak mau bikin kejutan di mari :p), plus kemarin lupa gw poto… harap maklum sama cover buku yang harus gw ambil tanpa ijin dari bukukita.com. Okeh, langsung mulai ajah…

Resume:
Acha (atau Aca ya?? Gw lupa…), seorang tokoh ambisius yang terobsesi dengan mantannya. Sang mantan, Dennys, meninggalkan Acha demi cewek lain yang pastinya lebih cantik darinya. Acha yang tidak menerima perlakuan Dennys yang mencampakkan ia begitu saja, merancang sebuah rencana untuk memberi pelajaran ke Dennys. Rencananya simpel, Acha harus jadian dengan seorang cowok populer dan membuat sang mantan menyesal atas apa yang ia tidak miliki lagi.

Pilihan Acha jatuh pada kakak kelasnya (serius, asli! gw lupa namanya sapa…) yang punya sifat straightforward (gak basa-basi maksudnya) dan bisa dibilang… hampir ignorant (buat hal2 yang dia anggap bukan masalahnya dia). Awalnya, sang kakak kelas yang pastinya populer itu, menolak mentah-mentah tawaran Acha untuk menjadi pacar pura-pura nya. Tapi, kegigihan Acha yang sangat menyebalkan, membuat sang kakak kelas gak ambil pusing dengan keinginan Acha untuk meminangnya menjadi pacar pura-pura.

Rencana yang Acha jalankan berbuah manis sesuai rencana. Tapi, ternyata rencana tersebut juga memiliki efek samping. Banyak hal yang Acha lalui bersama sang pacar pura-pura, dan dengan semakin intens suatu hubungan, maka semakin berkembang pula perasaan yang semakin dalam. Intinya, Acha mulai jatuh hati pada sang pacar dengan status palsu.

Dan…. ketika Acha harus memilih, apakah Acha memang punya justifikasi kuat untuk mendengar kata hati-nya?! Well… itulah yang harus kamu cari tahu dari buku ini.

Opini gw:
Diliat dari judulnya, udah ketebak isinya bakal kayak apa. Bahkan, akhir cerita-nya pun standar. Gw bahkan gak abis pikir kenapa Andi Publisher mau nerbitin novel ini. Bukannya kenapa2, tapi yang namanya Andi, sejauh ini belum pernah mengecewakan gw untuk buku yang dicetaknya. Baik fiksi, maupun non-fiksi (buku suplemen kuliah gw, kalo penerbitnya gak Andi, yaaa Informatika).

Berbekal rasa penasaran ingin mencaci novel ini di blog ini, dan kenyataan tambahan gw butuh hiburan yang sangat2 ringan (buku ini tipis banget di antara semua fiksi yang ada di perpus itu), jadi gw pinjem ajah. Toh, gak ngerugiin gw.

Dan ternyataa…. yang gw temui… di luar harapan! Buku ini melampaui ekspektasi gw, sodara2! Temanya… iya c, standar! Belum lagi cover-nya yang cupu… tapi penceritaan dari halaman ke halaman… tiap bab dan sampai epilog-pun, gw sukaaakkk! Kyaaaa~~~ XD

Ngebaca buku ini, gw jadi ngerasa kayak nonton FTV pagi dengan akting para aktor yang maksimal dalam pikiran gw. Setiap kalimat yang penulisnya tuliskan mampu membatasi imajinasi gw yang labil. Konfliknya minimal, dan yah… drama-nya c ada. Tapi masuk akal banget! Semua sangat sangat sangat masuk akal di sini! Setiap kata memiliki konsekuensinya yang berdasar layaknya kehidupan nyata. Penceritaan yang keren! Dan seperti biasa, gw gak sukak dengan akhir yang menyedihkan. Jadi, bisa nambah penilaian gw, even ending-nya es te de be ge te. Standar banget!

Banyak hal2 yang gw sukak dari novel ini. Mulai dari keseriusan Acha untuk menjalankan misinya, persahabatan Acha dengan teman dekatnya, sampai sang kakak kelas yang ngasi panggilan baru (panggilannya Aka) buat si Acha. Itu semua dirangkum dalam porsi yang pas. Minimal, tapi entah kenapa… di sini gw ngerasa banget yang namanya “less is more” 😀

Buku yang layak buat dibaca, dan gw c pengen punya buku ini. Jadi ntar mau pesen dari bukukita di bulan Juli (ingat kan… gw lagi puasa belanja!)  Eitss, buat yang “derama”, gw saranin jangan terpengaruh ama review gw. Kan gw udah bilang… konfliknya minimal. Semuanya serba minimal, tapi mungkin memang ini yang gw butuhkan waktu itu. Minimalitas, dan yaah… “less is more”! Empat bintang  buat minimalitas dari obsesi Acha yang awalnya gagal move on 😀

4 Stars

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s