Manga, Manhwa, Manhua dan Kategorinya

Berhubung kemaren ada yang nanya ke gw… gw post lagi dah tulisan sebelumnya di blog lama di mari…. Dan tolong yaaa.. gw bukan otaku 😦 Gw cuma pembaca manga. Itu ajah! Bahkan gw cuma baca beberapa tipe manga doank. Gak semuanya…

Oke, jadi sekarang ceritanya kita mulai dengan apa itu komik. Seperti yang bisa dilihat di wikipedia, komik itu merupakan bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Komik sendiri sifatnya dari Western gitu, adaptasi dari sebutan “comic” kayak Ben10, Donal Bebek, Superhero Marvel, Tintin dan lainnya. Sedangkan kalo dari Eastern, kita kenal yang namanya manga, kayak Doraemon, Miiko, Detektif Conan, Naruto, One Piece, Bleach de el el.

Buat keseragaman, di tulisan ini, kita sebut ajah komik buat semuanyanya, yah…

Tapi bukan cuma itu. Kalo kamu yang udah biasa baca-baca manga di situs yang memperbolehkan membaca manga secara online, kayak mangafox (favorit gw), mangareader dan lainnya, kamu pasti tau ada yang namanya manhwa, manhua juga kategori-kategorinya kayak action, drama, comedy dan lainnya. Nah, buat yang agak baru di dunia per-manga-an, tulisan ini bisa jadi penjelasan buat kamu tentang kategori-kategori itu.

Rujukan di tulisan ini, mengacu ke kategori dari mangafox. Bukannya kenapa2, tapi emang ini situs favorit gw. Itu ajah c alasannya. Dan yaaa.. memang di mangafox udah dikasi tau penjelasan dari masing-masing kategori. Kalo kamu udah ngerti itu, ya udah. Kamu gak perlu baca tulisan ini lagi. Pergi gih langsung ajah baca manga-nya.

Oke, daripada berlama-lama di mukadimah, kita simak satu2 beberapa istilah yang ada di halaman pencarian dari situs mangafox.

1. Manga, Manhwa dan Manhua

Ini sebenernya gak lebih dari tipe komik yang bakal kita baca. Perbedaan dari ketiganya adalah daerah masing-masing setiap komik. Manga itu dari Jepang, Manhwa dari Korea dan Manhua dari Cina. Untuk masalah gambar dan cerita, perbedaannya gak terlalu terlihat, karena emang gambar itu menyangkut style masing-masing author. Sedangkan kalo cerita c itu masalah pasar/trend ajah.

Tapi walo gitu, memang ada pembeda untuk manga dengan manhwa/manhua. Manga dibacanya dari kanan ke kiri. Jadi pas kayak lagi baca Quran, sedangkan kalo Manhwa juga Manhua dibacanya dari kiri ke kanan, kayak lagi ngebaca textbook/buku tulis/buku pelajaran.

2. Action

Seperti namanya, action, genre ini penuh berisikan aksi. Berantem, pukulan, pertarungan, kemenangan, kekalahan semua nyampur di kategori ini. Biasanya action ini bertipe “shonen”, yang diperuntukkan buat cowok (shonen secara harfiah diartikan cowok). Naruto, FairyTail, Bleach merupakan beberapa komik dengan tipe action… dan kamu pasti bisa nyebutin contoh2 lainnya.

3. Drama

Drama, artinya kita bakal dilimpahi yang namanya emosi pas ngebaca komik dengan kategori ini. Jadi kayak berasa nonton dorama korea gitu. Emosi yang dimaksud di sini, lebih kepada perasaan sedih dan berujung pada perasaan menderita yang dibawakan oleh tokoh utama. Tapi hebatnya, perasaan itu nyampe banget ke reader-nya. Biasanya cerita beralur lambat dan banyak gambar tanpa dialog penuh ekspresi datar/sedih.

4. Historical

Historical yang punya kata dasar history atau kalo di-Indonesiain jadi kata “sejarah”, secara gak langsung sudah menggambarkan apa yang akan terjadi. Hanya saja, mungkin sejarah ini tergantung dengan setting tempat dan waktu, dan bukan alur cerita kehidupan/budaya. Karena biasanya budaya ataupun cerita kehidupan biasanya udah cukup modern. Walo gitu, ada juga yang mengangkat benar-benar nilai budaya di ceritanya. Samurai X salah satu komik ber-genre historical, dan kita tau alasan pelabelan tersebut.

5. Mecha

Mecha merupakan kependekan dari Mechanic. Jadi udah jelas kalo genre ini berhubungan dengan kerja mesin dan lain-lain. Biasanya mengangkat tema robot yang bisa dikendarai manusia. Ide yang ditawarkan sangat futuristik sekaligus tradisional. Futuristik karena menyangkut hal-hal canggih yang lebih mengarah ke science fiction yang difokuskan ke robot2nya, sedangkan tradisional karena alur cerita dan konflik yang ditawarkan gak jauh beda sama konflik dari cerita biasa. Bisa cinta, peperangan, action dan lainnya. Full Metal Panic adalah satu contoh dari komik bergenre Mecha.

6. School Life

Tergambar dari namanya. Mengambil setting di sekolah. Bisa sekolah asrama, bisa jugak sekolah biasa. Bisa tingkat SD, SMP, SMA ataupun TK. Yang penting setting-nya sekolahan. Kehidupan ibu rumah tangga yang ngurus anaknya di sekolah bisa menjadi genre School Life. Tapi ini jarang yah, coz kehidupan wanita itu biasanya masuknya ke genre josei. Tapi kalo settingnya kebanyakan di sekolah, yaaa bakal dilabeli “School Life”.

7. Shounen

Shounen merupakan kata yang digunakan untuk merujuk ke anak laki-laki. Dengan kata lain, kategori ini diperuntukkan buat anak laki-laki yang belum mencapai umur 15 tahun. Udah tau lah ya, gimana seharusnya manga ini nantinya bercerita. Walopun gitu, Shounen bukan tipe anak-anak juga, karena berisi tentang martial arts, action (yaaa biasanya genre shonen+action itu digabung), petualangan dan lain-lain. Intinya yang cowok banget lah. Detektif Conan masuk ke dalam kategori ini.

8. Supernatural

Memiliki deskripsi yang sangat jelas, sesuai nama dari genre itu sendiri. Menyangkut hal-hal di luar pikiran manusia. Superhero, UFO, sihir, keajaiban, makhluk luar angkasa, siluman dan lainnya menjadi ciri khas dari genre supernatural.

9. Adult

Namanya ajah udah Adult yah, yang artinya dewasa. Jadi ini yaaaa mirip-mirip ama film dewasa. Mencantumkan adegan-adegan yang bukan konsumsi umum. Hentai merupakan nama lain dari kategori ini.

10. Ecchi

Biasanya dituliskan/digambarkan hanya dengan huruf “H”. Gimana cara?! Uhhmm, coba kamu sebutin pronunciation buat huruf H dalam bahasa Inggris. Yaaa, tinggal kamu tambahin chi di belakang, jadilah Ecchi. Penambahan ini ada karena orang jepang cuma kenal ama konsonan “n”, lainnya adalah suku kata atau silabel. Huruf H sendiri didapat dari singkatan kata Hentai

Dibandingkan dengan Hentai, ecchi dianggap punya kategori yang lebih sopan oleh penikmatnya. Jadi kalo di kategori hentai ada adegan yang bukan konsumsi umum, di Ecchi gak ada yang begituan, cuma ada beberapa gambar yang menunjukkan beberapa anggota tubuh yang enggak2, even bukan full nudity yang ditampilkan. Adegan di onsen (pemandian air panas), biasanya jadi hal yang paling sering untuk mengkategorikan suatu karya sebagai ecchi/bukan.

11. Horror

Sesuai namanya, Horror, yaaa menyangkut hal-hal mengerikan.

12. Mystery

Lagi-lagi nama menggambarkan apa yang terdeskripsi. Mystery mempunyai alur cerita yang mengungkapkan sebagian dan menutupi sebagian di awal cerita. Pembacanya bakal mengumpulkan setiap fakta dan menyimpulkan di akhir cerita. Yah, kayak cerita detektif gitu. Tapi gak musti. Yang penting misterius dan menyimpan rahasia di akhir cerita.

13. Sci-fi

Sci-fi, yang berarti science-fiction. Menyangkut tentang kemungkinan-kemungkinan kejadian yang ada di masa depan. Alat-alat Doraemon bisa jadi contoh untuk genre ini. Tapi alatnya doank c, ceritanya gak tau masuk ke mana. Masalahnya di Doraemon, ada adegan ecchi, shounen, action dan lainnya. Beragam, tapi yang jelas agak disangsikan punya kategori kodomo (anak-anak).

14. Shounen Ai

Buat kamu yang gak tau, “shounen” itu ngerujuk buat cowok, sedangkan “ai” artinya cinta. Yah, cinta cowok gitu lah. Tapi ini bukan cinta yang wajar, karena maksutnya cinta sesama cowok. Mengangkat cerita penyimpangan seksual seorang cowok yang biasanya dianggap wajar. Seringkali satu cowok digambarkan mempunyai sosok maskulin dan satunya lagi feminim. Jadi kadang agak ngerasa bahwa itu bukan sesuatu yang gak biasa.

Dari segi cerita bisa bermacam-macam. Ada yang mengandung kekerasan, ada yang menyimpan drama. Biasanya c yang kedua. Di kategori ini banyak gambar ciuman (sesama cowok), juga pelukan (lagi-lagi sesama cowok). Buat kamu yang alergi ama beginian, mending jauh2 deh daripada muntah duluan. Even shounen ai mengangkat sisi yang agak lain dengan pemeran laki-laki, pengarang/mangaka dari komik bergenre ini kebanyakan cewek. Biasanya timbul dari fantasi ketidakrelaan orang yang disayangi itu bakal direbut oleh cewek lain, tapi kenyataannya mereka emang “direbut”. Tapi gak tau jugak deh….

15. Tragedy

Penuh derai air mata. Gitu ajah deh penjelasannya.

16. Adventure

Adventure yang berarti petualangan, bisa menggambarkan apa yang bakal kamu temukan di komik berlabel kategori ini. Ya! Ini menyangkut tentang petualangan seseorang untuk mencari keberuntungannya atau bisa jugak dalam mencari jati diri. Ceritanya variatif dan penuh emosi. Jarang ditemukan komik bergenre adventure yang sekali tayang ajah (one-shot).

17. Fantasy

Penyihir, makhluk sihir, jimat, mantra dan lainnya. Bisa berupa apapun, tapi yaaa agak biasa. Ceritanya tentang kehidupan rata-rata cuma yaa itu, ada imajinasi di luar seharusnya. 11-12 ama supernatural. Hibiki’s magic adalah salah satu contoh komik bergenre fantasy.

18. Josei

Novel realistis dengan tajuk wanita. Mungkin itulah cerita yang bisa kamu dapat kalo membaca genre Josei. Menceritakan keseharian wanita di tempat asalnya (biasanya berlatar Tokyo) dengan kesehariannya yang menyibukkan. Wanita karir dengan hidup dan lifestyle-nya. Kira2 gitu.

Di josei, biasanya muncul istilah yandere dan tsundere. Yandere yaitu cewek yang bakal ngelakuin apapun buat ngedapetin gebetannya (kalo cerita yang diangkat bertemakan cinta) sedangkan tsundere itu yang malu2 tapi mau. Biasanya si tsundere ini berlaku kejam/sombong/gak suka/cuek gitu c ama cowok yang disukanya. Padahal sebenernya cinta. Munafik lah! Tapi lagi, istilah ini lebih sering muncul di genre shoujo dibandingkan josei.

19. One Shot

Satu tembakan! Yaa… Apapun ceritanya, siapapun tokohnya, gimanapun emosi yang ditawarkan, one shot artinya tetap satu tembakan. Cerita yang biasanya hanya terdiri dari 1 chapter ajah. Sekali tamat. Kayak cerpen.

20. Seinen

Samaan sama Josei, tapi bedanya karakter yang diangkat adalah pria dewasa. Dikarenakan karakternya yang mengambil tokoh pria, Seinen ini kadang gak jauh2 dari Ecchi, Hentai dan lain-lain.

21. Slice of Life

Genre ini memuat komik yang menceritakan tentang hidup dan kehidupan. Gak musti yang realistis, karena kadang nyampur sama supernatural ataupun fantasy. Tapi yang jelas, komik yang ditawarkan penuh narasi yang memuat pikiran si tokoh utama. Kontemplasi si tokoh utama juga lebih sering ada dibandingkan obrolan-obrolan dengan tokoh lainnya. Intinya ngegambarin kehidupan rutin si tokoh utama yang biasanya si biasa-biasa ajah. Emosi yang terbentuk biasanya datar, senyum bahagia, kepuasan atau sedih walo gak sampe nelangsa kayak genre tragedi.

22. Webtoons

Web + Kartun. Adanya di manhwa. Udah, segitu ajah deskripsinya.

23. Comedy

Menyenangkan adalah hal yang ditawarkan oleh komik bergenre comedy. Namanya jugak komedi, yah. Jadi bukan yang mengharu biru gitu. Lucu, konyol dan pastinya menggelikan menjadi ciri khas genre ini.

24. Gender Bender

Gender itu maksutnya gender (cowok/cewek), dan bender adalah pengendalian. Intinya, ada perubahan gender dari tokoh yang ada di komik ber-genre gender bender. Ranma 1/2 adalah contohnya.

25. Martial Art

Bela diri! Aikido, Judo, Kendo, Taekwondo. Semua yang berhubungan dengan bela diri (biasanya lebih ke olah raga) dideskripsikan dengan jelas oleh komik berkategori Martial Art. Ceritanya penuh kompetisi, dan pastinya juga tentang kekalahan dan kemenangan.

26. Psychological

Komik berkategori ini biasanya punya filosofi-filosofi di bidang psikologi gitu. Belum pernah baca, jadi gak bisa cerita banyak deh.

27. Shoujo

Kalo ada josei yang mempunyai target wanita dewasa, remaja perempuan punya komik dengan genre Shoujo. Biasanya mengangkat tema percintaan ataupun sekolah. Ini kayak shounen, yang dikhususkan buat remaja laki-laki. Jadi kalo yang cowok punya shounen, yang cewek punya shoujo

28. Smut

Smut ini lebih gawat dari hentai ataupun ecchi.

29. Yaoi

Berasal dari kalimat: “yama nashi, ochi nashi, imi nashi” yang artinya tanpa klimaks, tanpa poin/tujuan, tanpa permasalahan. Cerita yang lebih mengarah pada cerita yang menyimpang dari kehidupan normal. Mengangkat cerita yang sama dengan komik bergender “Shounen Ai”, cuma levelnya lebih parah. Kalo shounen ai cuma ada adegan peluk2 sama cium2, di genre ini yaaaa gak usah dikasi tau. Pastinya lebih parah!

Walo bercerita tentang hidup dan perasaan cowok, author atau mangaka dari yaoi ini kebanyakan cewek. Memang ada beberapa cowok yang membuatnya, tapi cewek memang lebih banyak. Bisa dibilang cerita yaoi ini semacam “emansipasi”, karena menggambarkan tentang keabnormalan seorang cowok dan memperlihatkan kebebasan perempuan dalam berekspresi yang uhhmmm…uhmmm.. tau kan maksudnya?! Yah tau lah ya… Walo kalo diliat lagi, emasipasi bukan kata yang tepat. Ada sebutan khusus buat mbak-mbak pecinta yaoi, yaitu fujoshi.

Di dalam fanfic bertajuk Yaoi (bukan manga lhoh ya.. fanfic–fan fiction) bakal muncul istilah seme dan uke. Seme berasal dari kata Semeru (bukan nama gunung), yang artinya menyerang dan Uke berasal dari kata Ukeru yang artinya menerima. Uhhmmm.. tau yah, maksutnya gimana. Kalo di fanfic eunhae-suju, uke itu abangnya gw, seme itu donghae-hyung. Atau contoh lain, di fanfic kyumin-suju, uke itu sungmin-hyung, seme itu kyu-hyung (Demi apapun di dunia ini… kenapa gw bisa sampe baca fanfic begituan!!?! /no)

30. Doujinshi

Biasa jugak dikenal dengan sebutan Doujin aja. Doujin merupakan karya dari para fan yang merujuk ke tokoh dari karakter yang diciptakan oleh mangaka. Contohnya, karakter naruto yang diciptakan kishimoto-sensei, diciptakan kembali oleh fans-nya dalam cerita yang berbeda. Biasanya si pembuat doujin bakal berimajinasi tentang si tokoh yang gak dipenuhi oleh pencipta aslinya.

Doujin rata-rata dipenuhi konten yang enggak-enggak semacam yaoi, seinen, adult, shounen ai, bahkan yuri. Namanya jugak fan, mereka suka mikir yang enggak2 kan tentang tokoh yang ada dalam imajinasi mereka. Tapi intinya fan-art sih.

31. Harem

1 cowok, banyak cewek. Itulah yang bakal kamu temuin di komik berkategori Harem. 1 cowok yang menjadi idola banyak cewek. Dan di akhir cerita, seringkali si cowok gak bisa memutuskan dan akhirnya memilih semua cewek tersebut sebagai kekasihnya. Cih! Maruk!

Cerita yang diangkat pastinya tentang cinta. Apalagi kan?! Makanya terkait erat sama ecchi ataupun hentai. Untuk cerita yang mengangkat jumlah 1 cewek trus cowoknya banyak, namanya reversed harem. Selain itu, ada jugak versi yuri dan yaoi-nya untuk variasi dari kategori ini.

32. Mature

Punya kondisi hampir sama dengan Adult, tapi gak terbatas tentang hal yang dibahas di Adult. Mature mempunyai ciri khas kekerasan di dalamnya, baik dalam penggunaan kata ataupun si tokoh berperilaku. Di genre ini, bakal muncul istilah ero-guro, dan gw gak bakal menjelaskan ini lebih lanjut.

33. Romance

L-O-V-E!

34. Shoujo Ai

Kalo tadi kita kenal Shounen Ai tentang cowok yang suka ama cowok, sekarang kalo shoujo ai, yaaaa yang cewek suka ama cewek.

35. Sports

Mengangkat tema olahraga semacam tenis, sepak bola, biliard dan lainnya. Biasanya berhubungan sama genre shounen.

36. Yuri

Mirip ama yaoi, tapi tokohnya cewek.

37. Kodomo

Memang genre ini gak ada di mangafox, tapi genre ini paling aman buat dibaca semuanya. Kobo-chan, Maruko atau P-Man masuk ke dalam kategori ini. Shinchan?! Itu c enggak. Itu ecchi+hentai!

Oke, jadi gitu ajah penjelasannya. Dan sekarang kamu udah tau tepatnya apa yang gak boleh kamu baca, buat kamu reader yang masih di bawah umur. Yang udah di atas umurnya tapi kamu masi labil karena kamu tipe-nya yang late bloomer gitu, kamu jugak tau apa yang boleh dan gak boleh kamu sentuh.

Sebenernya buat keamanan, setiap situs pembacaan komik online udah punya peringatan masing-masing buat genre yang mereka kategorikan. Tapi ini cuma berlaku umum. Kadang ada beberapa yang nyelip, jadi kamu musti pilih2 jugak (kayak One Piece yang lumayan ada adegan Ecchi-nya padahal bukan kategori ini) Amannya, baca Kobo-chan ajah deh. Gw jugak baca itu kok. Sekarang malah tambah seru, Kobo udah punya adek kecil. Hohoho…

Gitu ya…. dan guyzz… kalo ada yang kamu rasa kurang, bisa lhoh ditambahin infonya di bagian komen.

Gambar:
– robot6.comicbookresources.com
– mangareader.net
Sumber:
– wikipedia (artikel terkait definisi)
Advertisements

3 thoughts on “Manga, Manhwa, Manhua dan Kategorinya

  1. Di mana2 komik enaknya dari jepang, manga hahaha/?

    Kalau korea udh enaknya langsung drama atau film daripada komik atau kartun.

    China mah ga usah ditanya._.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s